Sabtu, 03 Oktober 2009

NATAL LIBUR RESMI IRAK, SEDIKIT TENTANG GEREJA UNIAT KATOLIK KHALDEA

Diedit oleh :
Presbyter Rm.Kirill JSL
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

Baghdad – Warga Kristen Irak, minoritas sangat kecil di negara yang mayoritas penduduknya Muslim itu, mendapat kado istimewa Natal kali tahun 2008. Untuk pertama kalinya Pemerintah Irak menjadikan Natal sebagai hari libur.
Secara umum perayaan Natal di Irak kali ini berlangsung relatif aman. Penjagaan keamanan terlihat di mana-mana. Hanya bom mobil di Baghdad yang terjadi Kamis (25/12) pagi yang membuat Natal di Irak masih memgkhawatirkan. Ledakan di sebuah restoran yang sering dikunjungi polisi itu menewaskan 4 orang dan melukai 25 lainnya di Pemukiman Shula yang mayoritas dihuni warga Syiah. Belum ada informasi pelaku dan motif serangan, namun diyakini tidak terkait Natal.
Sementara Karnimal Kaldea, Katolikos-Patriarkh Babylon dari Gereja Katolik Khaldean, Mar Emmanuel III Karim-Delly (2003- sekarang), memuji langkah Pemerintah Irak yang menjadikan Natal sebagai hari libur. "Saya berterima kasih atas hal itu dan berharap hal ini membuat kita lebih teguh dalam mempercayai satu dengan lainnya sebagai saudara,” katanya.
Seorang ulama Syiah, Ammar al-Hakim hadir dalam misa yang dipimpin Kardinal Emmanuel sebagai simbol toleransi dan kerja sama. ap, spd
Gereja Katolik Khaldea adalah salah satu Gereja Roma Katolik yang menggunakan Ritus dari Gereja Orthodox Timur, dikenal sebagai “Gereja Katolik ritus Timur”. Mereka adalah umat Orthodox yang dengan berbagai cara dimasukkan dalam persatuan dengan Roma. Karena di dalam Gereja Roma Katolik, persatuan berarti pertobatan dan pulang ke Gereja Roma Katolik (Conversio ad Ecclesiam). Mereka boleh menggunakan cara ibadah dan tradisi Orthodox, namun hierarkhinya dan ajarannya sama sekali harus tunduk pada Gereja Latin di Roma. Uniat dari Gereja Roma Katolik ini memiliki beberapa bentuk: Uniat model Orthodox Yunani disebut “Katolik Yunani”, Uniat model Orthodox Rusia, Slavia atau Yunani disebut “Byzantin Katolik”, Uniat model Nestorian disebut “Khaldea Katolik”, Uniat model Koptik, Uniat model Gereja Ethiopia, Uniat model Gereja Thomas-India, Uniat model Yakobit/ Orthodox Syria, dan Uniat model Armenia. Orang barangkali boleh menduga-duga apakah kira-kira “Gerakan Kharismatik Katolik” itu bukan “Uniat model Protestan”? Adanya kelompok-kelompok Uniat yang diciptakan oleh Gereja Roma Katolik inilah yang makin mempersulit dialog Orthodox-Katolik Roma. Karena ini dianggap oleh umat Orthodox sebagai ketidak-tulusan dan jebakan yang dilakukan oleh Gereja Roma Katolik atas umat Orthodox.
Gereja Katolik Khaldea sendiri terpisah dari Gereja Orthodox Assyria Timur dan dibentuk oleh Roma tahun 1551 dengan Katolikos-Patriarkh pertamanya Mar Yohanan Soulaqa (Mar Shimun VIII Sulaqa) (1552-1555). Sedang Katolikos-Patriarkh Gereja Orthodox Assyria Timur saat ini adalah Katholikos-Patriarkh Mar Dinkha IV Khanania (Bhs. Syriac: ܡܪܝ ܕܢܚܐ ܪܒܝܥܝܐ) (1976-sekarang), pengganti ke-107 Rasul Mar Thoma Shilkha, (St. Thomas Sang Rasul – th. 33-77) dan Mar Addai, (St. Thaddeus Sang Rasul, salah satu dari ketujuh puluh Utusan - th. 33-66).

Referensi:

1. Episkop Timothy Ware (Penterjemah : Arkhimandrit Daniel Bambang PhD). Mari Mengenal Kekristenan Timur. Sejarah Gereja Orthodox. Satya Widya Graha. 2001.

2. From Wikipedia, the free encyclopedia: Mar Dinkha_IV: http://en.wikipedia.org/wiki/Mar_Dinkha_IV

3. From Wikipedia, the free encyclopedia: Catholic Chaldean Patriarchs of Babylon: http://en.wikipedia.org/wiki/Catholic_Chaldean_Patriarchs_of_Babylon.

4. Harian Surabaya Pos, Jumat, 26 Desember 2008 | 08:36 WIB:
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=f065d878ccfb4cc4f4265a4ff8bafa9a&jenis=8f14e45fceea167a5a36dedd4bea2543&PHPSESSID=f1fa8b21d13bde2f5607533ce415cefe

Kamis, 01 Oktober 2009

PARA PATRIARKH “PENTARKHI” (LIMA PUSAT PATRIARKHAT PURBA) SAAT INI, MINUS KEPAUSAN ROMA (UT OMNES UNUM SINT I)

Oleh :
Presbyter Rm.Kirill JSL
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)




A.) Sri Bapa Suci, Episkop Agung Konstantinopel, Roma Baru dan Patriarkh Ekumenis, Bartolomeus I (Yunani: Η Αυτού Θειοτάτη Παναγιότης, ο Αρχιεπίσκοπος Κωνσταντινουπόλεως, Νέας Ρώμης και Οικουμενικός Πατριάρχης, Βαρθολομαίος Α'), Patriarkh Ekumenis Konstantinopel, dan “Primus Inter Pares” (Yang terutama di antara yang sederajat”) dalam persekutuan Gereja Orthodox Timur (Eastern Orthodox Communion), Patriarkh Konstantinopel ke-270 dari Takhta St. Andreas di Fanar, Istambul, Turki. Menduduki takhta Patriarkhat mulai 2 November 1991 – sekarang.



B.) Sri Bapa Suci Theodoros II, Paus dan Patriarkh Alexandria dan Seluruh Afrika (Yunani: Η Α.Θ.Μ. ο Πάπας & Πατριάρχης Αλεξανδρείας & Πάσης Αφρικής κ.κ. ΘΕΟΔΩΡΟΣ Β΄). Bergelar resmi Sri Bapa Suci Paus dan Patriarkh Kota Agung Alexandria, Libya, Pentapolis, Ethiopia, Seluruh Mesir dan Seluruh Afrika, Bapa dari para Bapa, Gembala dari para Gembala, Imam Tertinggi dari para Imam Tertinggi, Rasul Ketigabelas dan Hakim Ekumenis. Kepala Gereja Orthodox di Afrika dan Madagaskar. Menduduki takhta Patriarkhat mulai tahun 2004 – sekarang.



C.) Sri Bapa Suci Patriarkh Ignatius IV (Hazim) dari Antiokhia dan Seluruh Timur, primat dari Gereja Orthodox Kepala Mandiri Patriarkhat Antiokhia (the autocephalous Patriarchate of Antioch). Menduduki takhta Patriarkhat mulai 1979 – sekarang.



D.) Sri Bapa Suci Patriarkh Theophilos III dari Yerusalem, dipilih sebagai primat ke-141 dari Gereja Orthodox Yerusalem pada 22 Agustus 2005. Bergelar Patriarkh Kota Suci Yerusalem dan Seluruh Palestina, Syria, wilayah lebih luas dari Sungai Yordan, Kana di Galilea, Zion Kudus.




E.) Sri Bapa Suci Paus Benediktus XVI, secara resmi bernama Benedictus PP. XVI dalam bahasa Latin, (lahir di Marktl am Inn, Bayern, Jerman, 16 April 1927; umur 82 tahun ;terlahir sebagai Joseph Alois Ratzinger), terpilih sebagai Paus Gereja Katolik Roma pada 19 April 2005. Dia adalah Uskup Roma, pemimpin Negara Kota Vatikan dan Gereja Katolik Roma termasuk Gereja Katolik Timur dalam komuni dengan Takhta Suci. Dia dilantik sebagai Paus secara resmi saat Misa Pelantikan Paus pada 24 April 2005 – sekarang, sebagai primat ke-265 dari Kepausan Gereja Roma Katolik

Th. 1054: Skisma Besar (Perpecahan Akbar) terjadi di dalam Pentarkhi, Kepausan Roma memisahkan diri dari 4 Patriarkhat Purba di Timur. Dua persoalan besar penyebab skisma ini diantaranya tuntutan Roma untuk supremasi Paus Universal dan tambahan kalimat Filioque pada Kredo Nikea. Meneladani perintah Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja, marilah kita berdoa bagi pemulihan kembali Pentarkhi Lima Pusat Patriarkhat Purba: ”Aku berdoa untuk mereka, ... supaya mereka semua menjadi satu, ...” - ”ego pro eis rogo ... ut omnes unum sint ... ” (Iohannes 9; 11, 21 – 23)

PERAWAN MARIA YANG MEMBERIKAN KELAHIRAN PADA ALLAH MENJAWAB TENTANG LAM YALID WA LAM YULAD(TIDAK BERANAK DAN DIPERANAKAN)


“Allah itu tidak beranak maupun diperanakan…..” Ini adalah salah satu penggalan ayat dari Al Quran bahwa Allah TIDAK beranak maupun mempunyai anak. Begitupun juga Alkitab menolak bahwa Allah beranak maupun diperanakkan. Lalu kenapa Isa Almasih disebut Putra(Anak) Allah, dan adakah Allah memperanakkan dalam Alkitab? Bunda Maria adalah pribadi yang dapat menjawab teka-teki bagaimana Allah menjadi Putra(Anak) Allah. Pada dasarnya, Allah bersifat kekal. Dia ada sejak dahulu kala, dari zaman purbakala sampai selama-lamanya…
Maria disini sangatlah berperan untuk menolak kesan bahwa Allah diperanakkan, karena sesungguhnya Allah tidak mempunyai sifat lahiriah(manusia) yang dapat berketurunan. Namun, untuk menggenapi janjiNya kepada manusia, dan janji Allah demikian,

“Yehuwa telah berkenan demi penyelamatanNya untuk memberi pengajaranNya yang besar dan mulia.” (Yesaya 42:21),
“Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi Yehuwa semesta alam di tanah Mesir: “Apabila mereka berseru kepada Yehuwa oleh karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang JURUSELAMAT kepada mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka.” (Yesaya 19:20).
“Sungguh, Engkau Allah yang menyembunyikan diri, Allah Israel, JURUSELAMAT.” (Yesaya 45:15).

Berulang-kali Allah telah mengabarkan, dari zaman purbakala bahwa Dia sendirilah yang akan menyelamatkan umat manusia dari segala kutuk dosa.

“Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, Yehuwa? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari padaKu! Allah yang adil dan JURUSELAMAT, tidak ada yang lain kecuali Aku!” (Yesaya 45:21),
“Aku akan memaksa orang-orang yang menindas engkau memakan dagingnya sendiri, dan mereka akan mabuk minum darahnya sendiri, seperti orang mabuk minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, Yehuwa, adalah JURUSELAMATmu dan PENEBUSmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub.” (Yesaya 49:26).
Allah akan hadir dan menebus SELURUH umat manusia, Allah juga menjanjikan bahwa Dia yang sejatinya Dzat Yang Mahakuasa akan turun kedunia(dilahirkan) menjadi seorang manusia dari seorang perawan.
Mikha 5 : 2
Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, YANG PERMULAANNYA SUDAH SEJAK PURBAKALA, SEJAK DAHULU KALA (KEKAL).

Sesuai yang dijanjikanNYA bahwa DIA sendiri akan menyelamatkan manusia, dan menebus mereka maka ALLAH mengaruniakan FIRMANNYA (ALLAH SANG FIRMAN) untuk menjadi manusia, dengan begitu ALLAH tetaplah kekal, dengan mengaruniakan FIRMANNYA untuk menyelamatkan manusia.

Yohanes 1 : 14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Lukas 1 : 70, 76
--seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus—
Dan engkau, hai anakku (Yohanes), akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,

Yohanes benar-benar didaulatkan untuk mempersiapkan kedatangan YEHUWA. Dan Yohaneslah yang akhirnya mempersiapkan jalan YESUS dengan baptisan YOHANESlah, ALLAH menyatakan diriNYA bahwa YESUS adalah DIA SENDIRI yang menjadi ANAK MANUSIA yang DIA kasihi yang dikandung dari FIRMANNYA

Lalu bagaimana dengan istilah ALLAH tidak diperanakkan dan memperanakkan, jika yang datang itu adalah benar-benar ALLAH yang adalah YEHUWA???

ALLAH tidak diperanakkan
Bagaimana Maria Menjawabnya??

LUKAS 1 : 35
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

DIA yang adalah ALLAH mengaruniakan ROHNYA yang kudus untuk menjadi manusia yang disebut YESUS ANAK ALLAH.
Jika Yesus adalah ROH ALLAH sendiri maka YESUS sebelum menjadi manusia adalah satu dengan ALLAH. DIA adalah sang FIRMAN yang menjadi manusia.

Namun begitu bukan ALLAH yang diperanakkan Maria, tapi YESUS dalam wujud manusiawi yang sejak semula bersama-sama dengan ALLAH yang adalah FIRMAN menjadi manusia


Yohanes 1 : 14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.


LALU jika Yesus ANAK ALLAH, artinya ALLAH memperanakkan???
Bagaimana Maria Menjawabnya??

ALLAH tidaklah bereproduksi secara manusiawi, namun DIA menjelmakan FIRMANNYA menjadi manusia, FIRMANNYA yang sejak semula bersama-sama DIA yang sifatNYA kekal, melalui Perawan Maria.
Bukan ALLAH yang memperanakkan SANG FIRMAN YANG KEKAL namun Maria yang memperanakkanNYA (DIALAH SANG THEOTOKOS, BUNDA SANG FIRMAN YANG KEKAL YANG SEJAK SEMULA ADALAH ALLAH YANG KEKAL)


Matius 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Jadi bukan ALLAH yang mengandung FIRMANNYA tapi Maria yang mengandungnya…
Jadi benarlah bahwa bukan ALLAH yang memperanakkan FIRMANNYA yang adalah DIA YANG KEKAL, YANG TAK TERPISAHKAN YANG ADA SEJAK SEMULA, DARI ZAMAN DAHULU KALA YANG DIJANJIKANNYA, BAHWA DIA SENDIRILAH YANG AKAN MENJADI PENEBUS DAN JURUSELAMAT, tidak ada yang lain.
ALLAH sendiri dengan FIRMANNYA YANG ADALAH DIA.


SEMUANYA dijawab dengan ISTILAH “THEOTOKOS =YANG MEMBERI KELAHIRAN PADA ALLAH ” Oleh Bunda Maria.
Karena DIALAH yang mengandung FIRMAN ALLAH YANG KEKAL YANG SEJAK SEMULA ADALAH ALLAH.
Dan DIALAH yang melahirkan JURUSELAMAT MANUSIA yang adalah ALLAH SENDIRI seperti janjiNYA sejak jaman purbakala

Yesaya 45 : 21
Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, YEHUWA? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!

Matius 1 : 23, 2 : 11
Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki,
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

JURUSELAMAT TIDAK ADA YANG LAIN KECUALI AKU (Yesaya 45 : 21) YANG DILAHIRKAN DARI ANAK DARA MARIA. (Matius 2 : 11)


SEMOGA PENJELASAN INI MEMBERIKAN PENCERAHAN PADA ANDA. AMIN
(DIKUTIP DARI Yohanes Damascus FX. Arianto Nugroho(dengan sedikit perubahan oleh Konstantin)

Senin, 07 September 2009

SALAM MARIA ARAB


Assalamu'alaiki, Ya walidatul Ilahil adzro'i Maryam, Ya Mamtali'atan ni'mati Arrobu Ma'aki, Mubarokati anti fin nisa'i, Wa mubarokati Hiya Syamarotu Bathniki. Lianaki Walidati Mukholishu nufusina, Ya shobaghol atsamana. Fa-Annaki anti qod munhati muhibatasy Syafa'ati fina.

PARA IMAM ORTHODOX YURISDIKSI MOSKOW


Ini adalah para Imam Orthodox yurisdiksi Moskow di Indonesia

Kamis, 03 September 2009

LITURGI SUCI ORTHODOX DI SURABAYA



Liturgi Ekaristi Dalam Gereja Orthodox

Kata Liturgi berarti “Bekerja” atau “Karya Umum”. Liturgi Suci adalah karya umum dari Gereja Orthodox, Karya resmi dari Gereja yang secara formal berkumpul sebagai umat pilihan Allah. Kata Gereja atau Eklessia berarti kumpulan atau synaxis dari orang-orang pilihan yang dipanggil keluar guna "melaksanakan" sebuah tugas panggilan tertentu.

Liturgi adalah karya umum dari orang Kristen Orthodox yang secara resmi berkumpul seraya membentuk Gereja Orthodox, dan juga sebuah aksi karya Gereja yang dikumpulkan oleh Allah guna menjadi satu di dalam satu komunitas penyembahan kepada Allah. Komunitas ini berkumpul menyembah, bernyanyi dan mendengar pewartaan Kabar Gembira dari Sabda Allah serta diajar dan diinstruksikan di dalam moral serta etika Kristen dalam semangat pertobatan dan mati raga. Ekaristi adalah sentral kehidupan Gereja, Gereja Kristus haruslah bersifat Ekaristis dan kehidupan yang ber-Ekaristi ini haruslah berinkarnasi dalam kehidupan sehari hari kita. Sebagaimana Kristus telah menjadi roti yang terpecah bagi kita, hendaknya hidup kita menjadi sebuah silih dan terbagi, bagi sesama kita, baik umat yang beriman dan yang belum beriman. Liturgi Ekaristi Suci wajib dilakukan pada Hari Tuhan yaitu Hari Minggu yang adalah Hari Kebangkitan, Hari setelah Hari Sabat (hari kedelapan) yang secara simbolis biblis adalah hari pertama dari penciptaan dan hari yang terakhir, atau yang dalam tradisi para Bapa Gereja disebut sebagai Hari Kedelapan dari Kerajaan Allah. Hari inilah Hari Kebangkitan Kristus dari kematian, Hari Penghakiman dan Kemenangan Ilahi yang telah dinubuatkan oleh para nabi, Hari Tuhan yang menetapkan kehadiran serta kuasa dari Kerajaan yang akan datang.

Liturgi Ekaristi Suci khususnya di dalam biara-biara Orthodox dan Katedral di mana Uskup berada, biasanya dirayakan setiap hari dan khususnya di hari-hari raya perayaan Gereja. Liturgi tidak diadakan pada hari-hari biasa di masa Pra-Paskah, dikarenakan Liturgi Suci selalu bersifat Paskah di dalam karakternya. Liturgi yang digunakan adalah Liturgi St. Gregorius yang adalah Liturgi tanpa konsekrasi, dikarenakan menggunakan Roti Ekaristi (Tubuh Kristus) yang dikonsekrasi di hari minggu pada masa tersebut.

Dalam Liturgi Suci semua umat Orthodox diundang untuk makan sehidangan dengan semua para suci, malaikat dengan seluruh jenjangnya, makan sehidangan dengan Sang Tritunggal Mahakudus serta Sang Theotokos Maria Bunda Allah. Siapa saja yang boleh turut ambil bagian dalam Ekaristi Suci ini? Adalah mereka yang telah diterima secara penuh di dalam Tubuh Kristus yaitu melalui Sakramen Pemandian (Baptisan) serta Sakramen Krisma Suci di dalam Gereja Orthodox. Hal ini berarti mereka walaupun kanak-kanak yang sudah menerima Baptisan dan Krisma diijinkan menerima Tubuh dan Darah Kristus yang mulia, inilah ekspresi ibadat tradisional dari Gereja Orthodox.

Oleh karena karakter umum dari Liturgi Suci ini maka Liturgi Suci tidak boleh dirayakan secara pribadi yang dimaksud disini Imam hanya merayakannya sendirian tanpa dihadiri oleh umat, dan tidak boleh untuk intensi-intensi pribadi dari umat. Liturgi adalah Karya Gereja bukan pribadi. Liturgi Suci tidak boleh dirayakan hanya bagi sebagian umat secara eksklusif tetapi harus bagi seluruh umat. Memang ada mungkin petisi-petisi khusus dalam litani bagi mereka yang sakit atau mereka yang sudah meninggal atau mereka yang membutuhkan bantuan khusus dan kekuatan doa, tetapi tidak ada Liturgi Suci yang dilakukan secara eksklusif bagi kepentingan individu secara pribadi.

Dikarenakan Liturgi Suci diadakan tanpa maksud lain selain menjadi doa teragung, penyembahan, pengajaran serta komunio secara umum bagi Gereja secara utuh di bumi dan di surga maka Liturgi Suci tidak boleh diangap hanya sekedar devosi yang teragung dan tertinggi. Liturgi Suci bukanlah sebuah devosi pribadi dan juga bukan hanya sekedar kebaktian doa pujian penyembahan dan bukan juga sekedar salah satu dari Sakramen Gereja. Liturgi Suci adalah Sakramen Kehidupan dari Gereja itu sendiri; manifestasi dari hakekat Gereja sebagai komunitas dari Allah di surga dan di bumi; sebuah pewahyuan yang unik dari Gereja sebagai Tubuh dan Mempelai Kristus.

Sebagai pusat karya mistika dari Gereja secara sepenuh dan utuh, maka Liturgi Suci selalu mempunyai semangat di dalam Kebangkitan Kristus. Liturgi Suci adalah manifestasi dari Kristus yang telah bangkit kepada umatNya. Liturgi Suci adalah pencurahan rahmat kasih setia karunia Roh Allah. Liturgi Suci adalah sebuah komunio yang sangat intim dengan Sang Bapa. Oleh karenanya di dalam Liturgi seluruh doa ditujukan kepada Sang Bapa yang telah memperanakkan Sang Sabda yang berinkarnasi menjadi manusia Yesus Kristus melalui Sang Theotokos dan yang selalu Perawan, Dia yang disalibkan, dikuburkan, bangkit, naik ke surga serta akan datang lagi untuk menghakimi semua manusia, Dia inilah yang yang diperanakkan oleh Sang Bapa sebelum segala zaman, Dia yang memberikan kehidupan, kebangkitan serta pengilahian kepada umat percaya melalui Sakramen Ekaristi yang dirayakan melalui Liturgi Suci ini. Liturgi Suci tidak pernah dirayakan dalam sifat pertobatan serta penyesalan dan tidak pernah dirayakan di dalam semangat kemuraman serta di dalam ekspresi kematian dari dunia ini. Liturgi Suci selalu dirayakan di dalam ekspresi serta pengalaman akan kehidupan kekal dari Kerajaan Sang Tritunggal Mahakudus yang terberkati.

Liturgi Suci yang dirayakan oleh Gereja Orthodox adalah Liturgi Suci St. Yohanes Krisostomos dan Liturgi Suci St. Basilius Agung yang dirayakan sepuluh kali dalam satu tahun, tahun penanggalan Gereja tentunya. Kedua liturgi ini berkembang sampai kepada bentuknya yang sekarang di abad ke-sembilan, tetapi Doa Ekaristi serta Anaphora dari kedua liturgi ini telah terformulasikan dalam Liturgi Suci pertama sejak abad ke-empat dan abad ke-lima oleh St. Yohanes Krisostomos dan St. Basilius Agung. Kiranya berkat dan rahmat Allah boleh turun atas kita semua.

Gereja Orthodox Surabaya, Parokia St Jonah dari Manchuria setiap minggu pagi mengadakan Liturgi Suci sederhana pada pukul 09.00 pagi yang dipimpin Presbyter Kyrillos J.S.L
Jika anda para pembaca ingin datang dan mengikuti Liturgi Suci, dapat menghubungi no hp 081931619599(TLP/SMS). Allah Tritunggal Mahakudus memberkati.

ASMAUL HUSNA dalam GAMBARAN ALKITAB DAN QURAN




ASMAUL HUSNA

Thaahaa: 8

Dialah Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai nama-nama yang baik(al-asmaaul husna).

Mazmur 52 : 9

Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!



ALLAH

Huud: 2

agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya,

Markus 12 : 29

Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.



Ar-Rahman (Maha Kasih)

An Nahl: 7

Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri.Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha pengasih lagi Maha Penyayang.

Yakobus 5 : 11

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.



Ar-Rahiim (Maha Penyayang)

An Nahl: 7

Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri.Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha pengasih lagi Maha Penyayang.

Yakobus 5 : 11

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang danpenuh belas kasihan.



Al-Malik (Maha Raja)

Al Baqarah: 107

Tidakkah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.

Matius 6 : 13

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.



Al-Quddus (Maha Kudus / Suci)

Al Baqarah: 32

Mereka menjawab:”Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Lukas 1 : 49

karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.



As-Saalam (Maha Pemberi Kesejahteraan / Salam)

Al Hasyr: 23

Dia-lah Allah Yang tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan,Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Roma 15 : 33

Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian! Amin.



Al-Mu’min (Maha Pelindung)

Al Baqarah: 257

Allah pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni nereka; mereka kekal di dalamnya.

Wahyu 3 : 10

Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.



Al-Muhaimin (Maha Pemelihara)

An Nisaa’: 132

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai pemelihara.

2 Tesalonika 3 : 3

Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat.



Al-Aziiz (Maha Kuasa / Gagah)

Al Baqarah: 148

Dan bagi tiap-tiap ummat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.

Matius 6 : 13

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.



Al Jabbar (Maha Berkehendak)

Al Baqarah: 29

Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Matius 6 : 10

datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.



Al Mutaakabbir (Maha Megah / Besar)

Al Hajj: 62

(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang Maha Tinggi lagi maha besar

Mazmur 94 : 4

Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.



Al Khaliq (Maha Pencipta)

Al Baqarah: 117

Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya:”Jadilah”. Lalu jadilah ia.

Kejadian 14 : 19

Lalu ia memberkati Abram, katanya: “Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,



Al Baari (Maha Pembuat)

Al An’aam: 62

Kemudan mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat.

Ayub 36 : 3

Aku akan meraih pengetahuanku dari jauh dan membenarkan Pembuatku;



Al Mushawwir (Maha Pembentuk)

At Taghaabun: 3

Dia mencipatkan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nyalah kembali(mu).

Mazmur 119 : 73

Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu.



Al Ghaffaar (Maha Pengampun)

Al Baqarah: 218

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.

Markus 1 : 4

demikianlah Yohanes Pembabtis (Yahya) tampil di padang gurun dan menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”



Al Qahhaar (Maha Perkasa)

Al Baqarah: 220

tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah:”Mengurus urusan merreka secara patut adalah baik, dan jika kamu menggauli mereka, maka mereka adalah saudaramu, dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ayub 36 : 5

Ketahuilah, Allah itu perkasa, namun tidak memandang hina apapun, Ia perkasa dalam kekuatan akal budi.



Al Wahhab (Maha Pemberi)

Ali ‘Imran: 8

(Mereka berdo’a):”Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)”

Matius 9 : 8

Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.



Ar Razzaq (Maha Memberi Rezeki)

Al Anfaal: 3

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rejeki yang Kami berikan kepada mereka.

Matius 6 : 11

Berikanlah kami pada hari ini rejeki untuk kami yang secukupnya.



Al Fattaah (Maha Pembuka Hati)

Al Maaidah: 7

Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan :”Kami dengar dan kami ta’ati”. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati(mu).

Kisah Para Rasul 16 : 14

Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.



Al `Aliim (Maha Mengetahui)

Al Baqarah: 29

Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia maha mengetahui segala sesuatu

Matius 6 : 8

Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.



AL Qaabidh (Maha Pengatur Segala Sesuatu)

Yuunus: 3

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada keizinan-Nya. Yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran

Keluaran 15 : 25

Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka,

Ada Ratusan nama ALLAH dalam DUA keyakinan yang berbeda namun memiliki ALLAH yang sama.

TERPUJILAH ENGKAU ALLAH ABRAHAM, ALLAH ISHAK, ALLAH YAKUB.

DIDEDIKASIKAN demi tercipta damai dalam PERSATUAN Anak cucu ABRAHAM (IBRAHIM)

(DIKUTIP DARI cadet737.blog.friendster.com)