Minggu, 08 Mei 2011

Paschal Epistle of Metropolitan Hilarion (Surat Paskah Vladyka Metropolitan Hilarion)

Diterjemahkan oleh:
Presbiter Rm. Kirill J.S.L.
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
Paroikia St. Iona dari Manchuria, Surabaya
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

I greet you, fellow archpastors, and dear in Christ fathers, brothers, and sisters, with the luminous, universal, and eternal triumph of Holy Pascha. Along with you, I cry out with all my heart: Truly Christ is Risen!

(Saya menyampaikan salam pada Anda, sesama para gembala agung, dan para romo, saudara, dan saudari, terkasih di dalam Kristus, dengan terang, semesta alam, kemenangan abadi Paskah Kudus. Seiring dengan Anda, saya berseru dengan segenap hati saya: Sungguh Kristus telah Bangkit!)

Vladyka Hilarion, Metropolitan Amerika Timur dan New York, Hierarkhi Pertama dari Gereja Orthodox Rusia di Luar Rusia


How much bright joy these words contain! They destroy all sorrows, disappointments, hardships, and privations, while bestowing consolation and blessings.

(Seberapa banyak terang sukacita yang terkandung dalam kata-kata ini! Kata-kata “Sungguh Kristus telah Bangkit!” menghancurkan semua kesedihan, kekecewaan, kesulitan, dan penderitaan, sementara menganugerahkan penghiburan dan berkat-berkat).

Christ is Risen! If Christ be not raised, your faith is vain, says the Apostle Paul; our hope in Christ would be to no purpose. But Christ is risen, thereby demonstrating that He is truly God, that the doctrine preached by Him is true, and that our faith is true. He promised His Apostles that He would suffer, die, and rise again on the third day – and His word was fulfilled. He arose in our human flesh, which means, according to His veritable promise, that we too will be resurrected at the time determined by Him. He is “the first-born from the dead,” as He is called in the Divine Liturgy of St. Basil the Great that is served on Sundays during Great Lent. And we who believe in Him will also arise and be with Him.

(Kristus telah Bangkit! Jika Kristus tidak dibangkitkan, iman Anda adalah sia-sia, kata Rasul Paulus, pengharapan kita dalam Kristus akan tanpa tujuan. Tetapi Kristus telah bangkit, dengan demikian menunjukkan bahwa Dia benar-benar Allah, bahwa ajaran yang diberitakan olehNya adalah benar, dan bahwa iman kita adalah benar. Dia berjanji pada para RasulNya bahwa Ia akan menderita, mati, dan bangkit lagi pada hari ketiga - dan firmanNya ini sudah digenapi. Dia telah bangkit dalam daging kemanusiaan kita, yang berarti, menurut janjiNya yang sebenar-benarnya, bahwa kita juga akan dibangkitkan pada waktu yang ditentukan olehNya. Dia adalah "yang sulung dari antara orang mati, anak sulung dari maut, agar Dia menjadi yang pertama yang bangkit dari kematian" sebagaimana Ia disebut dalam Liturgi Suci St Basilius yang Agung yang dilayankan pada hari Minggu selama Masa Puasa Agung Catur Dasa. Dan kita yang percaya kepadaNya juga akan dibangkitkan dan berada bersamaNya).

None of our troubles or afflictions, neither sorrows nor the loss of loved ones, can overshadow the joy of the Resurrection of Christ. For our life is not here; here is but a temporary sojourn, a preparation for the real life, the life of eternal blessedness. There we will meet God, the saints, and all who were close to us. Celebrating “this chosen and holy day” of great joy in this earthly vale, let us recall the words of F. M. Dostoevsky who, while in exile in a labor camp, said: “I have not become despondent and low in spirit. Life is life everywhere: life is within us and not in externals. I am surrounded by people; to remain a man amongst men and to remain a Man forever, in whatever misfortune, not becoming despondent or falling into despair – this is what life is about, this is its goal.”

(Tak satu pun dari masalah-masalah atau penderitaan-penderitaan kita, baik dukacita maupun kehilangan orang yang dicintai, dapat menutupi sukacita Kebangkitan Kristus. Karena hidup kita bukan di sini, di sini hanyalah sebuah persinggahan sementara, sebuah persiapan untuk kehidupan yang sesungguhnya, kebahagiaan kehidupan kekal. Di sana kita akan bertemu Allah, orang-orang kudus, dan semua yang dekat dengan kita. Merayakan "hari terpilih dan kudus ini" karena sukacita besar di dunia ini, mari kita mengingat kata-kata Fyodor Mikhaylovich Dostoevsky yang, sementara di pengasingan di kamp kerja paksa, berkata: "Saya tidak menjadi putus asa dan kehilangan semangat. Hidup adalah hidup di mana-mana: hidup ada di dalam kita dan bukan tergantung dari keadaan luar. Saya dikelilingi oleh orang-orang, untuk tetap menjadi manusia di antara manusia lain dan untuk tetap menjadi Manusia selamanya, dalam kemalangan apapun, tidak menjadi putus asa atau jatuh dalam keputusasaan dan hilang harapan - ini adalah tentang apa hidup itu, ini adalah tujuan hidup itu").

May God, the Lover of Mankind Who arose on the third day, help the people of New Zealand and Japan, who continue to experience the terrible consequences of the disasters that have befallen them! May the joy of Pascha fortify and renew the inner strength of all us sinners, who are trying, each according to his strength, to follow Christ and to bear one’s cross!

(Semoga Allah, Pengasih umat Manusia yang bangkit pada hari ketiga, membantu orang-orang Selandia Baru dan Jepang, yang berlanjut mengalami dampak yang mengerikan dari bencana yang menimpa mereka! Semoga sukacita Paskah menguatkan dan memperbaharui kekuatan batin dari kita semua para pendosa, yang berusaha, masing-masing sesuai dengan kekuatannya, untuk mengikuti Kristus dan memikul salib dari kita masing-masing!)

May the Lord bless the work of the upcoming Council of Bishops, called upon to chart the future path of the saving ministry of our Russian Church Abroad! During these holy days, let us send up prayers to the Most Blessed Virgin Theotokos, our Hodigitria (Hodegetria (Greek: Οδηγήτρια, Russian: Одигитрия ; "She who shows the Way"), and to St. John, whose incorrupt relics rest in the Cathedral of the “Joy of All Who Sorrow” in San Francisco, that the Lord, Who is the Giver of Life, may pour out His grace-filled power on the Council of Bishops, that “all counsels be fulfilled,” by the grace and will of the Holy Spirit.

(Semoga Tuhan memberkati karya yang akan datang dari Konsili para Uskup, yang dipanggil untuk merencanakan jalan masa depan pelayanan keselamatan Gereja Orthodox Rusia di luar Negeri! Selama hari-hari kudus ini, mari kita menaikkan doa syafaat kepada Perawan yang Amat Sangat Terberkati Theotokos, Perawan Hodigitria (Hodegetria (Yunani: Οδηγήτρια, Rusia: Одигитрия ; "She who shows the Way", “Ia yang menunjukkan Jalan”) kita, dan kepada St. Yohanes, yang relikwinya sepenuhnya utuh beristirahat di Katedral dari "Sukacita dari Semua yang Berdukacita" di San Francisco, bahwa Tuhan, yang adalah Pemberi Kehidupan, semoga mencurahkan kuasa-Nya yang penuh rahmat pada Konsili para Uskup, bahwa "semua nasihat harus digenapi," oleh kasih karunia dan kehendak Roh Kudus.)

“My joy, Christ is risen!” This is how Saint Seraphim of Sarov would welcome all who came to him. So do I, a sinner, welcome each of you.

("Sukacitaku, Kristus telah bangkit!" Ini adalah bagaimana Santo Serafim dari Sarov akan menyambut semua orang yang datang kepadanya. Begitu juga saya, orang berdosa, menyambut Anda masing-masing).

Christ has Truly Risen, fellow hierarchs, most honorable fathers, beloved in the Lord brothers and sisters!

(Sungguh, Kristus telah bangkit, sesama hierarkhi, para romo yang terhormat, saudara dan saudari terkasih dalam Tuhan!)

With Paschal joy in the Risen Christ, and asking your prayers,

+ Hilarion, Metropolitan of Eastern America and New York,
First Hierarch of the Russian Church Outside of Russia.
Pascha 2011

Dengan sukacita Paskah dalam Kebangkitan Kristus, dan memohon doa-doa Anda,

+ Hilarion, Metropolitan Amerika Timur dan New York,
Hierarkhi Pertama dari Gereja Orthodox Rusia di Luar Rusia.
Paskah 2011


Referensi

Paschal Epistle of Metropolitan Hilarion. St. Elizabeth the New Martyr, Russian Orthodox Church. 1703 Shull Street, West Columbia, SC 29169 (803) 600-0001. http://www.stelizabeth.net

Pesan Paskah Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Diterjemahkan oleh:
Hieromonk Joachim
Monasteri St. Yohanes Pembaptis, Australia
Gereja Orthodox Rusia di Luar Rusia

Pesan Paskah Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia, Kepada para Gembala Agung, Gembala, Kaum biarawan dan Segenap Anak-anak beriman Gereja Orthodox Rusia

Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Yang terkasih di dalam Tuhan para Gembala Agung, Yang terhormat segenap imam dan diakon, para pencinta Allah Biarawan dan Biarawati, yang terkasih para saudara dan saudari!

Dari hati saya yang dipenuhi rasa syukur-terimakasih kepada Allah, saya menyatakan kepada anda sekalian berita besar dan yang menyelamatkan:

KRISTUS BANGKIT !

Setiap tahunnya Gereja mempersaksikan melalui seruan Paskah ini peristiwa penting semesta yang terjadi hampir dua ribu tahun yang lalu. Demikianlah terjadi bahwa pagi-pagi sekali para perempuan yang membawa mur datang ke kubur tempat Guru mereka dan melihat bahwa kubur kosong. Kuasa ilahi Kristus telah menang atas hukum kematian. Dia telah bangkit, yang mempersaksikan kepada segenap umat manusia bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan, bahwa kematian dikalahkan oleh kuasa Allah.

Kebangkitan Kristus, sebagai peristiwa unik di dalam sejarah dunia, oleh maksud Allah menjadi permulaan dari kebangkitan pribadi kita sendiri. Untuk maksud inilah Sang Penyelamat datang ke dunia, menderita, disalibkan dan bangkit dari kubur supaya setiap orang memiliki kesempatan untuk menjalani pengalaman kebangkitan dari yang mati, dan bukan dalam makna kiasan tetapi dalam makna langsung di dunia ini. Santo Paulus berbicara jelas tentang hal ini:
’Allah… akan juga membangkitkan kita dengan kuasaNya sendiri’ (1 Korintus 6:14).

Itulah sebabnya mengapa perayaan Paskah merupakan pesta kemenangan kehidupan atas kematian, karena melalui kebangkitan Kristus Sang Penyelamat kebangkitan dari yang mati telah dianugerahkan kepada kita semua. Dan apapun situasi-situasi sulit yang kita hadapi dalam kehidupan dunia kita, apapun cobaan-cobaan yang kita dapatkan, apapun ketakutan-ketakutan yang orang-orang coba tanamkan di dalam diri kita – karena mereka tak memiliki kekuatan rohani untuk melihat masa depan – pandangan kita akan dunia seharusnyalah tenang dan bersukacita, karena Kristus telah bangkit.

Perayaan Paskah di Rusia suci selalulah agung dan meriah. Dan sekarang dalam beberapa dekade belakangan ini perayaan Paskah telah kembali lagi ke banyak rumah dan keluarga-keluarga. Paskah juga sekarang dirayakan di tempat-tempat di mana sebelumnya tidak ada salam Paskah: di rumah-sakit-rumah-sakit, di lembaga-lembaga pemasyarakatan, di lingkungan tentara angkatan darat dan laut, dan bahkan di luar angkasa. Bahwa lebih jauh lagi daripada perubahan-perubahan lahiriah yang sedang terjadi sekarang di negeri-negeri dunia Rusia semoga bolehlah Allah menganugerahkan tercapainya kelahiran kembali yang sejati dari jiwa-jiwa kemanusiaan, bahwa sukacita kebangkitan Kristus boleh memenuhi setiap hati dari setiap kita sekalian, bahwa cahaya kasih ilahi boleh menghangatkan bukan saja keluarga-keluarga dan sahabat-sahabat kita tetapi juga menghangatkan mereka yang tak memiliki kesempatan berada di dalam gereja, mereka yang usia lanjut, sakit dan dalam kesendirian.

Melalui kebangkitan Kristus orang yang percaya mendapatkan kesempatan untuk berhubungan dengan kuasa rahmat yang diturunkan dari atas supaya ia boleh hidup di dalam kebenaran dan seturut perintah-perintah Allah: menjadi baik dan berbelaskasihan, jujur dan berniat-baik dalam hubungan-hubungannya dengan orang-orang, menjadi mampu berbagi dengan mereka baik di dalam suka maupun di dalam duka.

Sikap kristiani ini kepada sesama kita termasuk juga keprihatinan akan negeri sendiri, akan bangsa sendiri, dan akan keluarga dan rumahnya. Dalam mengkotbahkan prioritas nilai-nilai rohani yang kekal, Gereja menyeru anak-anaknya untuk bersikap bijaksana terhadap nilai-nilai sementara namun nyata dari dunia ini yang diciptakan Allah: terhadap lingkungan dan terhadap warisan kekayaan budaya kita yang telah terjadikan selama berabad-abad oleh para pendahulu kita. Menjadi penjaga-penjaga kekayaan-kekayaan dan tradisi-tradisi rohani Orthodox bermakna mengubah diri sendiri dan dunia batin diri secara aktif, dan juga bermakna menjaga keindahan dan keharmonisan dunia yang mengelilingi kita dan membangun keindahan dan keharmonisan itu ditempat-tempat di mana keindahan dan keharmonisan itu telah dihancurkan oleh kehendak buruk manusia. Hal ini merupakan panggilan dan tanggungjawab orang kristen.

Tuhan tidak menuntut dari kita ikhtiar-ikhtiar yang melampaui kekuatan kita. Ia menyeru ke jiwa setiap individu dan lagi dan lagi memanggil kita: ’Datanglah kepadaKu, wahai engkau sekalian yang bekerjakeras dan berbeban berat, dan Aku akan menganugerahkanmu istirahat. Ambillah pikulanKu bagimu, dan belajarlah dariKu; karena Aku lemahlembut dan rendah hati: dan jiwamu akan disegarkan. Karena mudahlah pikulanKu, dan bebanKu ringan’ (Matius 11:28-30). Untuk merasakan dan memahami betapa bagus dan ringannya beban yang Tuhan letakkan atas kita, kita harus belajar bagaimana berbuat baik kepada sesama kita dan kepada mereka yang jauh dari kita. Dalam proses belajar ini hanya langkah-langkah pertamalah yang sulit: untuk berhenti pada waktunya dan tidak menjawab kekasaran dengan kekasaran, kejahatan dengan kejahatan, kepalsuan dengan kepalsuan, kutukan dengan kutukan. Dan sekurang-kurangnya merasa senang sebagai hasil tindakan yang benar dan jujur yang bermanfaat bagi orang lain, entah itu di dalam keluarga, di pekerjaan, di paroikia atau sekedar ketika berbicara kepada orang-orang lain dan kenalan-kenalan. Rasa menyenangkan ini kemudian dapat menjadi keadaan rohani yang bersukacita dan optimis apabila perbuatan-perbuatan baik dilakukan bukan demi keuntungan tetapi dari hati yang tulus dan menjadi bagian dari kehidupan kita. Hanya dengan demikianlah kita akan merasakan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat kita ketika kita menjadi sadar akan kehadiran kaitan yang tak terhancurkan antara hal baik yang kita telah lakukan dengan kesejahteraan masyarakat.

Motivasi injili tindakan-tindakan kita baik di dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan pekerjaan dan bermasyarakat kita mampu mengubah secara radikal baik diri kita sendiri maupun dunia tempat kita hidup.

‘Semoga Allah bangkit dan musuh-musuhNya diceraiberaikan!’ kita serukan pada malam yang mengandung cahaya itu. Semoga Allah bangkit di dalam hati kita dan semoga kepalsuan, permusuhan, kejahatan, pertengkaran dan segala perpecahan dalam kehidupan kita diceraiberaikan!

Dari dasar hatiku saya mengucapkan selamat kepada anda sekalian, orang-orang terkasihku, pada perayaan Paskah Suci ini. Semoga pertolongan dan berkat Tuhan yang benar telah bangkit menyertai setiap kita di dalam kerja keras kita selanjutnya demi kemuliaan Gereja, kesejahteraan negeri di mana kita hidup, dan bagi kebaikan sesama kita yang dekat dan yang jauh dari kita. Amin.

+KYRILL
Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia
Paska Suci 2011

Selasa, 22 Februari 2011

Semuanya Sia-Sia: Uang, Sex dan Prioritas Utama (Kutipan-kutipan Kebijaksanaan Bangsa Cina yang sangat filosofis)

oleh :
Rm. Kirill J.S.L.
(Omeц Кирилл Д. С. Л.)
Paroikia St. Iona dari Manchuria
SURABAYA
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

Ketika tanpa uang, memelihara babi;
Ketika punya uang, memelihara anjing.
Ketika tanpa uang, makan sayur-sayuran liar di rumah;
Ketika punya uang, makan sayur-sayuran liar yang sama di sebuah restoran terkenal.
Ketika tanpa uang, naik sepeda;
Ketika punya uang, naik sepeda untuk latihan olah raga.
Ketika tanpa uang, ingin menikah;
Ketika punya uang, ingin bercerai.
Ketika tanpa uang, istri menjadi sekretaris;
Ketika punya uang, sekretaris menjadi istri.
Ketika tanpa uang, bertindak seperti orang kaya;
Ketika dengan uang, bertindak seperti orang miskin.
Manusia, wahai manusia, tidak pernah mengatakan kebenaran,

Mengatakan pasar saham buruk namun tetap berspekulasi;
Mengatakan uang adalah jahat tetapi terus menimbunnya.
Mengatakan para wanita pembuat masalah namun tetap menginginkan mereka;
Mengatakan posisi jabatan tinggi adalah hidup kesepian namun tetap menginginkannya!
Mengatakan merokok & minum adalah buruk tapi tetap ikut mengambil bagian;
Mengatakan surga adalah baik tetapi menolak untuk pergi ke sana.

Di masa lalu, wanita memberikan pada pria keperawanan mereka;
Sekarang, wanita memberikan pada pria bayi yang baru mereka lahirkan.
Di daerah pedesaan, ayam memanggil manusia terjaga;
Di kota-kota, manusia memanggil ayam-ayam.
Di masa lalu, aktris terkenal tidak akan menjual tubuh mereka;
Sekarang, aktris akan menjual tubuh mereka untuk menjadi terkenal?
Apakah yang dimaksud kehidupan?

Pada umur 1 tahun, ANDA adalah prioritas utama.
Pada umur 10 tahun, keunggulan akademik adalah prioritas utama.
Pada umur 20 tahun, menikah adalah prioritas utama.
Pada umur 30 tahun, karir yang baik adalah prioritas utama.
Pada umur 40 tahun, menjaga bentuk tubuh anda adalah prioritas utama.
Pada umur 50 tahun, mengalahkan orang lain di judi mahjong adalah prioritas utama.
Pada umur 60 tahun, tetap berjudi adalah prioritas utama.
Pada umur 70 tahun, mengingat sesuatu adalah prioritas utama.
Pada umur 80 tahun, bergerak sekeliling adalah prioritas utama.
Pada umur 90 tahun, mengetahui arah adalah prioritas utama.
Pada umur 100 tahun, mempunyai potret anda pada dinding adalah prioritas utama!

Segala sesuatu adalah sia-sia (Kutipan-kutipan Kebijaksanaan para Nabi)

Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itupun sia-sia."
Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.
Ada suatu kesia-siaan yang terjadi di atas bumi: ada orang-orang benar, yang menerima ganjaran yang layak untuk perbuatan orang fasik, dan ada orang-orang fasik yang menerima pahala yang layak untuk perbuatan orang benar. Aku berkata: "Inipun sia-sia!"
Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.

[Kitab Pengkhotbah (Qoheleth; Εκκλησιαστής) 2:1; 5:9; 8:14; 12:8]

Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?
Ia hanyalah bayangan yang berlalu! Ia hanya mempeributkan yang sia-sia dan menimbun, tetapi tidak tahu, siapa yang meraupnya nanti.
Janganlah percaya kepada pemerasan, janganlah menaruh harap yang sia-sia kepada perampasan; apabila harta makin bertambah, janganlah hatimu melekat padanya.
Ingatlah apa umur hidup itu, betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!
TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.

[Mazmur Nabi Daud (Mizmor; Mitsmor; Psalmos; Zabur (bahasa Arab: زبور)) 2:1; 39:7; 62-11; 89:48; 94:11]

Harapan orang benar akan menjadi sukacita, tetapi harapan orang fasik menjadi sia-sia.
Pengharapan orang fasik gagal pada kematiannya, dan harapan orang jahat menjadi sia-sia.
Orang fasik membuat laba yang sia-sia, tetapi siapa menabur kebenaran, mendapat pahala yang tetap.
Siapa mengerjakan tanahnya, akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia, tidak berakal budi.
Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.
Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh.
Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan.
Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.

[Amsal Nabi Sulaiman (Misyle/Masyal Syelomoh) 10:28; 11:7, 18; 12:11; 13:4; 14:6; 28:19; 31:30]

Referensi:

1. Bahan dari BBM: Chinese quotes...very philosophycal .

2. e-Sword – the sword of the Lord with an electronic edge.

3. From Wikipedia, the free encyclopedia: Old Testament.

Sabtu, 08 Januari 2011

Dialog Kesetiaan Abad 21: ”Setia…eh, Selingkuh sampai Mati…!!!”

Alkisah si aceng dan si ujang yg sudah meninggal ketemu di alam barzah.

Aceng bertanya:
”hey ujang kenapa kamu bisa meninggal?”

”Gue meninggal gara-gara dikonci di kulkas, ya taulah kalo 2 hari ke konci di kulkas ya pasti out lah, nah kamu sendiri kenapa bisa meninggal ceng?” tanya ujang.

”Gue meninggal gara-gara serangan jantung”.

”Kenapa bisa begitu?” tanya ujang.

Trend Selingkuh para Monyet

”Pas gue pulang kerja gue nemuin kolor cowok yang bukan punya gue, gue rasa bini gue selingkuh neh, tapi pas gue periksa ke kamar cuma bini gue sendiri, bawah kasur enggak ada, kamar mandi kosong sampe bela-belain naek ke atas genteng segala. Gara-gara kecapekan sama emosi jantung gue kambuh, mati deh...”, jawab aceng.

”Ujang nimpali loe sih bego banget, kenapa lu enggak meriksa ke dalem kulkas? Coba lo periksa, kita berdua pasti masih hidup”.

Dasar bego bego bego!!!

Ternyata ujang adalah ttm [teman tapi mesra] istrinya....!!!

=====

Ayat Refleksi:

Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, .... Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan. ... Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif [Efesus 5:11-15]

Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka ..., sehingga mereka melakukan kemesuman, ... dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka. Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: Mereka adalah ... tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. [Roma 1:26-28, 30, 31]

Hendaklah engkau setia sampai mati ... [Wahyu 2:10]

Jumat, 07 Januari 2011

Pesan Natal dari Bapa Suci Patriarkh Kirill, Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Diterjemahkan oleh :
Presbyter Rm.Kirill JSL
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
Paroikia St. Iona dari Manchuria, Surabaya
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

Pesan Natal dari Bapa Suci Patriarkh Kirill, Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia,
ke para Gembala Utama, para Imam, para Kaum Biarawan dan semua Umat Beriman
dari Gereja Orthodox Rusia Yang Mulia para Uskup, para romo yang terhormat,
yang terhormat biarawan dan biarawati, saudara-saudara terkasih!


Патриарх Московский и всея Руси Кирилл. Фото пресс-службы Патриарха Московского и всея Руси.

[Patriarkh Kirill, Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia.Foto pers - pelayanan Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia. Photo: RIA Novosti]

Pada malam terang-bercahaya ini kami sekali lagi secara rohani menghidupkan kembali kegembiraan dunia yang menemukan Juruselamatnya. Sekali lagi dalam pikiran kita memandang atas Putera Allah yang Hidup yang terbaring di palungan dari gua Betlehem. Sekali lagi kita dengar di hati kita suara para malaikat memberikan pujian kepada Sang Pencipta dan Penebus: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya" (Luk. 2:14).

Ketika kita mendengarkan dengan penuh perhatian kepada para kuasa surgawi, kita menyadari bahwa Kelahiran Kristus diisi dengan makna ekstra-temporal dan memiliki kaitan langsung pada takdir setiap orang manusia. Bahkan dia yang tidak tahu tentang kekuatan karya Juruselamat sekarang dapat memperoleh pengetahuan tentang Kebenaran, menjadi seorang anak Allah dan mewarisi hidup yang kekal. Kelahiran Kristus menyatakan kepada kita kebenaran tentang diri kita sendiri dan memungkinkan bagi kita untuk memahami dan menerima kebenaran ini.

Mari kita ingat kembali bahwa manusia pertama dibuat oleh Sang Pencipta sebagai sempurna “menurut gambar dan rupa Allah" (lihat: Kejadian 1:26). Namun Adam melanggar perintah dan menyimpang dari tujuan Sang Pencipta baginya. Kekurangan persekutuan hidup dengan Allah, kemanusiaan dikuburnya sendiri untuk selama-lamanya ke dalam jurang dosa dan kebanggaan harga diri. Dan kemudian Tuhan, dalam mencintai ciptaan-Nya dan menginginkan keselamatan untuk itu, mengirim ke dunia Anak-Nya yang Tunggal, yang memulihkan integritas kodrat manusia dan menjadi Adam Baru. Kristus telah menunjukkan kepada kita contoh kehidupan sesuai dengan rencana ilahi bagi kemanusiaan seseorang. Contoh ini adalah panduan yang handal, yang memungkinkan kita untuk tidak menyimpang dari jalan dan untuk hanya menemukan arah yang benar yang memimpin pada kepenuhan hidup, baik dalam kondisi keberadaan duniawi kita dan dalam kekekalan.

Kita sedang melangkah maju di sepanjang jalan menyelamatkan ini ketika kita menanggapi panggilan Allah. Satu panggilan tersebut ditujukan kepada kita adalah terkandung dalam Surat Santo Paulus: "memuliakan Allah dalam tubuh dan dalam rohmu" (1 Kor 6:20.). Ini berarti bahwa kita memberikan pujian kepada Allah tidak hanya dalam doa-doa dan kidung-kidung kita, namun juga melalui perbuatan baik untuk kebaikan para tetangga kita, umat dan Gereja.

Berkarya menjadi berkarya penuh sukacita dalam nama Kristus, itu benar-benar mengubah dunia di sekitar kita dan diri kita sendiri. Orang mencapai rasa kebersamaan ketika mereka bekerja bukan dengan paksaan dan bukan demi keuntungan tetapi ketika digerakkan oleh keinginan tulus untuk melakukan perbuatan baik dan berguna. Ini adalah cara bahwa kita melayani Pencipta bersama-sama dengan mewujudkan kehendaknya dalam kehidupan kita. Kata Yunani leitourgia ('liturgi') diterjemahkan sebagai 'karya/pekerjaan/tindakan'. Seluruh hidup kita harus menjadi Liturgi, doa bersama dan menyebabkan dicapainya rencana Allah bagi dunia dan kemanusiaan perorangan dapat diwujudkan dalam hidup dan agar kita dengan demikian dapat memberikan kemuliaan dan pujian kepada Sang Pencipta. Ini menuntut dari kita solidaritas dengan saudara-saudari kita dalam iman dan bahkan dengan mereka yang belum menemukan Tuhan dalam hati mereka namun, seperti orang Majus dari Injil, menemukan diri mereka di jalan ke arahNya.

Pentingnya menyatukan usaha kita untuk mengatasi tragedi dan kemalangan ditunjukkan kepada kita dengan kebakaran, kekeringan dan banjir tahun lalu di Rusia dan di negara-negara lain dari sejarah Rus. Mereka sekali lagi mengingatkan kita akan tugas Kristen kita untuk membantu tetangga kita tanpa memperhatikan keyakinan, kebangsaan dan status sosial mereka. Selama bulan-bulan musim panas banyak orang bermurah hati berbagi karya-karya mereka, waktu dan barang-barang materi dengannya mereka mungkin tidak tahu dan kepada siapa mereka akan pernah mungkin melihat. Untuk tujuan apa mereka lakukan ini? Karena kasihan bagi mereka yang jatuh dalam kemalangan, yang mengalami kesulitan dan yang memerlukan bantuan.

Solidaritas umum dan berkarya bersama untuk mencapai tujuan bersama tidak mungkin tanpa mengatasi keegoisan, tanpa memaksa diri untuk berbuat baik, tanpa penolakan perhatian eksklusif untuk kebutuhan dan kepentingan kita. Pada dasar 'kesatuan Roh' yang benar (Efesus 4:3) ada hukum kasih diwariskan kepada kita oleh Juruselamat. Persatuan nasional tidak bisa dibatasi untuk hanya sekali percobaan. Ini harus menjadi bagian integral dari kesadaran dan kehidupan kebangsaan kita sendiri.

Saya secara nyata merasakan kekuatan kesatuan gereja selama banyak perjalanan saya ke keuskupan- keuskupan Rusia, Ukraina, Kazakhstan dan Azerbaijan. Di mana-mana saya melihat kesiapan para uskup, imam, biarawan dan biarawati sebagai tenaga kerja untuk kebaikan Gereja Orthodox, untuk membawa ke kesempurnaan paroikia, biara dan pelayanan keuskupan mereka. Tanaman ini harapan untuk pertumbuhan yang berhasil dari kehidupan gereja dalam semangat persatuan dan kerjasama.

Dari lubuk hati saya, yang diisi dengan sukacita, saya mengucapkan selamat kepada Anda, Yang Mulia para Uskup, yang terhormat imam, biarawan dan biarawati, saudara-saudara dan saudari-saudari, pada pesta agung dan pesta keselamatan dari Kelahiran Kristus dan Tahun Baru ini, saya berdoa berharap bahwa Anda akan bertekun menjadi pelaksana kehendak Allah, membawa karunia-karunia rohani dengan Juruselamat dunia yang kini telah lahir sehingga namanya dimuliakan sekarang, selalu, dan selamanya, serta sepanjang segala abad. Amin.

Patriarkh Kirill, Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Kelahiran Kristus 2010/2011

Referensi

1. Patriarchial Parishes of Russian Orthodox Church in Canada. Christmas Message of His Holiness Patriarch KIRILL of Moscow and All Russia. http://www.orthodox-canada.com

2. The Voice of Russia. Christmas Greetings from Patriarch Kirill of Moscow and All Russia. http://english.ruvr.ru/

Senin, 03 Januari 2011

BERAPA UMUR IMAN ORTHODOX?

Oleh Rm. Dr. Miltiades Efthimiou

Diterjemahkan oleh :
Presbyter Rm.Kirill JSL
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
Paroikia St. Iona dari Manchuria, Surabaya
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

Jika engkau seorang Lutheran, agamamu didirikan oleh Martin Luther, seorang mantan biarawan Gereja Katolik Roma, pada tahun 1517.

Jika engkau termasuk Gereja Inggris (Anglikan), agamamu didirikan oleh Raja Henry VIII pada tahun 1534 karena Paus tidak memberikan dia ijin bercerai dengan hak untuk menikah lagi.

Jika engkau seorang Presbiterian, agamamu didirikan oleh John Knox di Skotlandia pada tahun 1560.

Jika engkau seorang Kongregasionalis, agamamu ini berasal dari Robert Brown di Belanda pada tahun 1582.

Jika engkau adalah seorang Episkopal Protestan, agamamu adalah sebuah cabang dari Gereja Inggris, didirikan oleh Samuel Seabury, di koloni-koloni Amerika di abad ke-17.

Jika engkau seorang Baptis, engkau menerima ajaran agama dari John Smyth, yang diperkenalkannya di Amsterdam pada 1606.

Jika engkau dari Gereja Reformasi Belanda, engkau mengenali Michelis Jones sebagai pendiri karena ia yang memulai agamamu di New York pada tahun 1628.

Jika engkau seorang Methodis, agamamu didirikan oleh John dan Charles Wesley di Inggris pada tahun 1774.

Jika engkau seorang Mormon (Orang-orang Suci Zaman Akhir), Joseph Smith yang memulai agamamu di Palmyra, New York pada 1829.

Jika engkau beribadah dengan Bala Keselamatan, mazhabmu dimulai dengan William Booth di London pada tahun 1865.

Jika engkau seorang Christian Science, engkau melihat pada tahun 1879 sebagai tahun di mana agamamu didirikan oleh Mary Baker Eddy.

Jika Engkau termasuk salah satu mazhab agama yang dikenal sebagai "Gereja dari Nazaret", "Pantekosta Injili", "Gereja Kekudusan", atau "Saksi-Saksi Yehuwa", agamamu adalah salah satu dari ratusan sekte baru yang didirikan oleh manusia dalam seratus tahun terakhir.

Jika engkau seorang Katolik Roma, gerejamu berbagi warisan apostolik dan doktrin sama kaya sebagai Gereja Orthodox untuk seribu tahun pertama dari sejarahnya sejak selama milenium pertama mereka adalah satu dan Gereja yang sama. Dengan menyedihkan, pada tahun 1054, Paus Roma memisahkan diri dari keempat Takhta Apostolik (Patriarkhat) lainnya, dengan cara merusak Kredo asli dari Gereja, dan menganggap dirinya menjadi gembala universal atas Takhta Suci lain dan sempurna.

Jika engkau seorang Katolik Roma Uniat dari Ritus Timur (Katolik Timur), engkau memiliki akarmu di Gereja Orthodox, namun dipaksa masuk ke dalam Gereja Katolik Roma, baik oleh kesulitan keuangan, atau politik regional / kerusuhan gerejawi (misalnya: Katolik Syria Malankara), atau dengan penjajahan barat (misalnya: Ritus Siro-Malabar), atau dengan kekuatan militer. ( ** Tambahan dari penterjemah: Perkecualian dari ini adalah Gereja Maronit di Lebanon, umat Maronit mengatakan bahwa mereka selalu berada dalam persekutuan dengan Roma. Oleh karenanya tidaklah tepat bila menyebutnya sebagai sebuah Gereja "Uniat").
______________________________________________________________

Jika engkau adalah seorang Kristen Orthodox, agamamu didirikan pada tahun 33 oleh Yesus Kristus, Anak Allah. Hal ini tidak berubah sejak saat itu. Gereja kita sekarang hampir 2000 tahun. Dan itu adalah untuk alasan ini, bahwa Gereja Orthodox, Gereja dari para Rasul dan para Bapa Gereja mengatakan sebagai Gereja yang benar "Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik."

______________________________________________________________

Ini adalah harta warisan terbesar yang kita dapat menceritakan pada orang-orang muda dari milenium baru!

Tentang Penulis:

Rev Dr Miltiades B. Efthimiou adalah seorang imam dari Keuskupan Agung Orthodox Yunani dari Amerika Utara dan Selatan. Dia adalah seorang protopresbiter dari Patriarkhat Ekumenis Konstantinopel. Ia menjabat sebagai Staff Ekumenis untuk SCOBA (Konferensi Berdiri dari para Uskup Orthodox di Amerika) dan seorang penyelenggara dari Dialog Metropolitan "Katolik / Orthodox dari NY dan NJ." Dia meraih gelar PhD. dalam Sejarah Abad Pertengahan. mefthimiou@optonline.net

Referensi

1. Rev. Dr. Miltiades B. Efthimiou. Which is the Oldest Church? Greek News. Greek – American Weekly Newspaper. http://www.greeknewsonline.com

2. Priest Dr. Miltiades Efthimiou. How Old is The Orthodox Faith? The Voice of Orthodoxy: http://www.thevoiceoforthodoxy.com

RI Kutuk Serangan Teroris di Mesir

Senin, 3 Januari 2011 19:36 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan teroris yang tidak berperikemanusiaan yang terjadi di Alexandria, Mesir, pada 1 Januari 2011, yang menyebabkan 21 korban tewas dan 79 terluka.

Kementerian Luar Negeri RI, Senin, melalui siaran persnya kepada ANTARA Senin mengatakan, pemerintah Indonasia menyampaikan rasa simpati dan duka cita yang mendalam kepada pemerintah dan masyarakat Mesir serta keluarga korban.

Ledakan bom mobil di sebuah gereja dalam kota wisata Alexandria, 141 kilometer utara Kairo, secara jelas menunjukan bahwa terorisme masih menjadi ancaman bagi seluruh umat manusia dan perlu pengawasan berlanjut serta kerja sama dengan semua pihak untuk mengatasi setiap tindakan terorisme dan ekstremisme, menurut siaran pers tersebut.

Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Mesir untuk mencapai tujuan bersama mengatasi terorisme, katanya.

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, juga mendukung usaha-usaha Pemerintah Mesir untuk membawa pelaku serangan tersebut ke pengadilan.

Sebelumnya, Presiden Mesir Hosni Mubarak telah mengajak, Sabtu, umat Muslim dan Kristiani untuk mencegah teror menyusul ledakan bom yang terjadi pada Sabtu dini hari.

"Terorisme adalah musuh Islam dan Kristen, oleh karena mari kita bersatu untuk mencegah aksi teror," kata Presiden Mubarak, seperti dikutip kantor berita Mesir (MENA).

Presiden Mubarak mengatakan bukti dari lapangan menunjukkan insiden itu berasal dari unsur asing, menurut kutipan kantor berita Xinhua.

Melihat jenis serangan dan daya hancur para ahli keamanan di Mesir mengatakan bahwa serangan itu kemungkinan dilakukan oleh jaringan teroris al-Qaida, tambahnya.

Alexandria terletak di pesisir Laut Mediterania dan berisi komunitas Kristen Koptik terbesar di Timur Tengah.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Syeikha Agung Al-Azhar, Prof Dr Ahmad Al-Tayyeb dan Mufti Nasional Mesir, Ali Goumah mengecam keras ledakan bom tersebut di gereja tersebut.

Pemimpin Gereja Koptik Mesir Baba Shenouda menyerukan kepada warga Kristiani untuk tenang dan mengantisipasi teror oleh kelompok garis keras tersebut.

Persentase penduduk Kristen di Mesir berkisar delapan persen dari 80 juta penduduk.

Referensi

ANTARA NEWS. INDONESIA ONE CLICK AWAY! RI Kutuk Serangan Teroris di Mesir. http://antaranews.com/