Minggu, 19 Februari 2012

Pernyataan Patriarkh Kirill tentang Kerusuhan di Kairo

Diterjemahkan oleh :
Presbyter Rm.Kirill JSL
(Omeц Кирилл Д.С.Л.)
Paroikia St. Iona dari Manchuria, Surabaya
GEREJA ORTHODOX INDONESIA
(THE INDONESIAN ORTHODOX CHURCH)

Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di bawah, Primat dari Gereja Orthodox Rusia menyatakan dukungan untuk penderitaan umat Kristen Mesir.

Gereja Orthodox Rusia telah mengikuti perkembangan di Mesir dengan keprihatinan dan kegetiran. Darah telah tumpah dan gereja-gereja Kristen telah dihancurkan lagi. Ada satu lagi manifestasi dari pertumbuhan intoleransi terhadap umat Kristen dan kerentanan secara hukum dan fisik mereka di masyarakat Mesir.

Gereja kita tahu dari sejarah tentang penderitaan orang-orang tidak berdosa dan penghancuran gereja-gereja itu. Kami mengangkat suara untuk membela saudara-saudara Mesir kami dalam iman dan menyerukan kepada masyarakat dunia untuk tidak menjadi acuh tak acuh terhadap pelanggaran hukum ini. PBB dan organisasi-organisasi internasional lainnya dan kekuatan-kekuatan dunia terkemuka mampu mempengaruhi kebijakan pemerintah baru di Mesir agar dengan tegas segera keluar menentang penganiayaan terhadap umat Kristen dan melakukan segalanya untuk membantu mewujudkan perdamaian antar agama dan keamanan di wilayah tersebut.

Mendapat cobaan berat dan tragis orang-orang Kristen Mesir menjalani begitu tabah adalah berkaitan dengan rantai sama yang telah mengeluarkan gelombang baru dan dengan semakin meningkatnya emigrasi. Mesir adalah sebuah negara di mana komunitas Kristen dan Muslim telah hidup bersama selama berabad-abad. Agresi terhadap orang Kristen ini terletak di hati nurani dari kekuatan-kekuatan radikal yang destruktif yang motifnya sama sekali tidak religius. Kami menyerukan kepada para pemimpin dunia Islam untuk mengekspresikan kecaman yang jelas dari kekerasan terhadap umat Kristen, untuk menghormati hak mereka untuk secara terbuka mengakui iman mereka dan untuk melestarikan tradisi agama dan budaya mereka. Pada waktu ketika masa depan dari dialog Kristen-Muslim terancam, pemimpin agama harus menunjukkan dalam perbuatan komitmen mereka terhadap perdamaian dan saling pengertian.

Kami menyerukan kepada pemerintah Mesir untuk mengakhiri dengan segera kekerasan terhadap komunitas Koptik kuno, terhadap pembunuhan-pembunuhan umat Kristen, pencemaran gereja dan tempat-tempat suci. Ini tidak cukup untuk menyatakan komitmen terhadap prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia, melainkan diperlukan untuk memastikan ketaatan nyata dari kebebasan hati nurani di negeri ini. Komunitas Kristen di Mesir yang bersejarah mempunyai hak untuk mengakui imannya secara bebas dan aman serta untuk melestarikan gereja-gereja tuanya dan membangun yang baru.

Gereja Rusia sekali lagi mengungkapkan dukungannya untuk saudara-saudara Mesir yang menderita dalam Kristus, memanggil mereka untuk mempertahankan semangat perdamaian, untuk menentang provokasi-provokasi, untuk tetap setia kepada Juruselamat kita dalam penderitaan mereka.

+ Kirill

Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Referensi:

Russian Orthodox Church. Official Website of The Department for External Church Relations. Patriarch Kirill’s statement on disturbances in Cairo.
http://www.mospat.ru/en/2011/10/12/news49598/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HARAP MENCANTUMKAN NAMA, EMAIL(HP/TLPN RMH). WAJIB DICANTUMKAN