Selasa, 16 November 2010

Kisah Gereja Sebagai Trend Bisnis Masa Kini

Mon,06/14/10

Melihat situasi ekonomi yang sulit akhir-akhir ini, juga melihat pengajaran yang makin amburadol, dikarenakan penyalah gunaan jabatan dalam Gereja dan sebagainya maka dari pada malu malu dan malu maluin mending langsung aja deh,...

Hari hari ini semakin banyak juga jemaat yang gampang ketipu, dengan cerita cerita fantastis, gak perlu mikir banyak dengan buka buka Alkitab. Cuma seneng mendengar kotbah yang menyenangkan telinga. Apa lagi yang berbau "ngeroh", maksudnya yang bisa liat setan setan.

Bisnis gereja / gereja bisnis

Disinilah peluang baru kita dimana kita bisa menggabungkan bisnis dan sisi rohani. Secara bisnis kita untung banyak, dan bisa berlindung dibawah "payung "secara rohani. Kesimpulan nya, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui.

BISNIS GEREJA / GEREJA BISNIS

Buka bisnis gereja mau gak???
Kayak gereja "tetangga" sebelah. Masak cuma mereka aja yang boleh mengeruk keuntungan,.. he he he he

Modal 16.500.000 (murah kan?)

Sewa gedung = Rp 10juta, lengkap dengan fasilitas musik

Biaya pembicara = RP 500.000 (dikit banget kali, gak apa2. kan pelayanan)

Team musik + WL+ singer+ tamborin = 1juta

2 artis(@=1juta) = 2juta, malah mungkin bisa gratis. Dimanfaatkan aja. bilang aja pelayanan, he he he

Keamanan/ polisi ( supaya gak ada yang ganggu ) = yah, 1juta

Kartu undangan dan iklan = 1juta (wah gede banget)

Makan-makan= 2juta lah

Total pengeluaran = Rp 16.500.000,-

Estimasi pemasukan:

Jemaat yang hadir 1.000 orang

Kolekte @ 5000 = RP 5.000.000

Korban tantangan = 20 juta ( kok bisa,.. ya ialah masa ya iya dong. nama nya juga perkiraan )

Todong si pengusaha dan sponsor untuk investasi = 10juta (namanya aja gereja preman, eh gereja bisnis)

Total pemasukan = Rp 35.000.000

Catatan :

1. Pembicara nya harus lucu, bisa ngayal liat sorga, pinter cerita (PENDETA= Pendek pinter cerita, wkwkwkw) menarik (ganteng kayak saya lah minimal), trus bisa menghipnotis jemaat agar bisa memberi persembahaan dengan embel2 supaya dengan "memberi", si jemaat akan menjadi kaya raya.

2. Dijamin gak perlu susah susah cari jemaat deh,.. COLONG aja dengan embel embel ini. Dipastikan sebagian besar pindah ke "kolam" kita.

Total pemasukan - Total pengeluaran ( Rp 35.000.000 - Rp 16.500.000)

Jadi, total keuntungan bila buka bisnis seperti ini untuk sekali ibadah adalah Rp 18.500.000

Untungkan saya bilang,...

Hayo, siapa yang mau gabung,....

PRIHATIN, PRIHATIN !!!!!!!!!!!!!

Semoga ini hanya sebatas tulisannnnn......

Sumber :
Lambok A. Sitorus: http://www.cakka.web.id/blog/kisah-gereja-sebagai-trend-bisnis-masa-kini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HARAP MENCANTUMKAN NAMA, EMAIL(HP/TLPN RMH). WAJIB DICANTUMKAN