Minggu, 08 Mei 2011

Pesan Paskah Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Diterjemahkan oleh:
Hieromonk Joachim
Monasteri St. Yohanes Pembaptis, Australia
Gereja Orthodox Rusia di Luar Rusia

Pesan Paskah Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia, Kepada para Gembala Agung, Gembala, Kaum biarawan dan Segenap Anak-anak beriman Gereja Orthodox Rusia

Yang Mulia Kirill Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia

Yang terkasih di dalam Tuhan para Gembala Agung, Yang terhormat segenap imam dan diakon, para pencinta Allah Biarawan dan Biarawati, yang terkasih para saudara dan saudari!

Dari hati saya yang dipenuhi rasa syukur-terimakasih kepada Allah, saya menyatakan kepada anda sekalian berita besar dan yang menyelamatkan:

KRISTUS BANGKIT !

Setiap tahunnya Gereja mempersaksikan melalui seruan Paskah ini peristiwa penting semesta yang terjadi hampir dua ribu tahun yang lalu. Demikianlah terjadi bahwa pagi-pagi sekali para perempuan yang membawa mur datang ke kubur tempat Guru mereka dan melihat bahwa kubur kosong. Kuasa ilahi Kristus telah menang atas hukum kematian. Dia telah bangkit, yang mempersaksikan kepada segenap umat manusia bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan, bahwa kematian dikalahkan oleh kuasa Allah.

Kebangkitan Kristus, sebagai peristiwa unik di dalam sejarah dunia, oleh maksud Allah menjadi permulaan dari kebangkitan pribadi kita sendiri. Untuk maksud inilah Sang Penyelamat datang ke dunia, menderita, disalibkan dan bangkit dari kubur supaya setiap orang memiliki kesempatan untuk menjalani pengalaman kebangkitan dari yang mati, dan bukan dalam makna kiasan tetapi dalam makna langsung di dunia ini. Santo Paulus berbicara jelas tentang hal ini:
’Allah… akan juga membangkitkan kita dengan kuasaNya sendiri’ (1 Korintus 6:14).

Itulah sebabnya mengapa perayaan Paskah merupakan pesta kemenangan kehidupan atas kematian, karena melalui kebangkitan Kristus Sang Penyelamat kebangkitan dari yang mati telah dianugerahkan kepada kita semua. Dan apapun situasi-situasi sulit yang kita hadapi dalam kehidupan dunia kita, apapun cobaan-cobaan yang kita dapatkan, apapun ketakutan-ketakutan yang orang-orang coba tanamkan di dalam diri kita – karena mereka tak memiliki kekuatan rohani untuk melihat masa depan – pandangan kita akan dunia seharusnyalah tenang dan bersukacita, karena Kristus telah bangkit.

Perayaan Paskah di Rusia suci selalulah agung dan meriah. Dan sekarang dalam beberapa dekade belakangan ini perayaan Paskah telah kembali lagi ke banyak rumah dan keluarga-keluarga. Paskah juga sekarang dirayakan di tempat-tempat di mana sebelumnya tidak ada salam Paskah: di rumah-sakit-rumah-sakit, di lembaga-lembaga pemasyarakatan, di lingkungan tentara angkatan darat dan laut, dan bahkan di luar angkasa. Bahwa lebih jauh lagi daripada perubahan-perubahan lahiriah yang sedang terjadi sekarang di negeri-negeri dunia Rusia semoga bolehlah Allah menganugerahkan tercapainya kelahiran kembali yang sejati dari jiwa-jiwa kemanusiaan, bahwa sukacita kebangkitan Kristus boleh memenuhi setiap hati dari setiap kita sekalian, bahwa cahaya kasih ilahi boleh menghangatkan bukan saja keluarga-keluarga dan sahabat-sahabat kita tetapi juga menghangatkan mereka yang tak memiliki kesempatan berada di dalam gereja, mereka yang usia lanjut, sakit dan dalam kesendirian.

Melalui kebangkitan Kristus orang yang percaya mendapatkan kesempatan untuk berhubungan dengan kuasa rahmat yang diturunkan dari atas supaya ia boleh hidup di dalam kebenaran dan seturut perintah-perintah Allah: menjadi baik dan berbelaskasihan, jujur dan berniat-baik dalam hubungan-hubungannya dengan orang-orang, menjadi mampu berbagi dengan mereka baik di dalam suka maupun di dalam duka.

Sikap kristiani ini kepada sesama kita termasuk juga keprihatinan akan negeri sendiri, akan bangsa sendiri, dan akan keluarga dan rumahnya. Dalam mengkotbahkan prioritas nilai-nilai rohani yang kekal, Gereja menyeru anak-anaknya untuk bersikap bijaksana terhadap nilai-nilai sementara namun nyata dari dunia ini yang diciptakan Allah: terhadap lingkungan dan terhadap warisan kekayaan budaya kita yang telah terjadikan selama berabad-abad oleh para pendahulu kita. Menjadi penjaga-penjaga kekayaan-kekayaan dan tradisi-tradisi rohani Orthodox bermakna mengubah diri sendiri dan dunia batin diri secara aktif, dan juga bermakna menjaga keindahan dan keharmonisan dunia yang mengelilingi kita dan membangun keindahan dan keharmonisan itu ditempat-tempat di mana keindahan dan keharmonisan itu telah dihancurkan oleh kehendak buruk manusia. Hal ini merupakan panggilan dan tanggungjawab orang kristen.

Tuhan tidak menuntut dari kita ikhtiar-ikhtiar yang melampaui kekuatan kita. Ia menyeru ke jiwa setiap individu dan lagi dan lagi memanggil kita: ’Datanglah kepadaKu, wahai engkau sekalian yang bekerjakeras dan berbeban berat, dan Aku akan menganugerahkanmu istirahat. Ambillah pikulanKu bagimu, dan belajarlah dariKu; karena Aku lemahlembut dan rendah hati: dan jiwamu akan disegarkan. Karena mudahlah pikulanKu, dan bebanKu ringan’ (Matius 11:28-30). Untuk merasakan dan memahami betapa bagus dan ringannya beban yang Tuhan letakkan atas kita, kita harus belajar bagaimana berbuat baik kepada sesama kita dan kepada mereka yang jauh dari kita. Dalam proses belajar ini hanya langkah-langkah pertamalah yang sulit: untuk berhenti pada waktunya dan tidak menjawab kekasaran dengan kekasaran, kejahatan dengan kejahatan, kepalsuan dengan kepalsuan, kutukan dengan kutukan. Dan sekurang-kurangnya merasa senang sebagai hasil tindakan yang benar dan jujur yang bermanfaat bagi orang lain, entah itu di dalam keluarga, di pekerjaan, di paroikia atau sekedar ketika berbicara kepada orang-orang lain dan kenalan-kenalan. Rasa menyenangkan ini kemudian dapat menjadi keadaan rohani yang bersukacita dan optimis apabila perbuatan-perbuatan baik dilakukan bukan demi keuntungan tetapi dari hati yang tulus dan menjadi bagian dari kehidupan kita. Hanya dengan demikianlah kita akan merasakan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat kita ketika kita menjadi sadar akan kehadiran kaitan yang tak terhancurkan antara hal baik yang kita telah lakukan dengan kesejahteraan masyarakat.

Motivasi injili tindakan-tindakan kita baik di dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan pekerjaan dan bermasyarakat kita mampu mengubah secara radikal baik diri kita sendiri maupun dunia tempat kita hidup.

‘Semoga Allah bangkit dan musuh-musuhNya diceraiberaikan!’ kita serukan pada malam yang mengandung cahaya itu. Semoga Allah bangkit di dalam hati kita dan semoga kepalsuan, permusuhan, kejahatan, pertengkaran dan segala perpecahan dalam kehidupan kita diceraiberaikan!

Dari dasar hatiku saya mengucapkan selamat kepada anda sekalian, orang-orang terkasihku, pada perayaan Paskah Suci ini. Semoga pertolongan dan berkat Tuhan yang benar telah bangkit menyertai setiap kita di dalam kerja keras kita selanjutnya demi kemuliaan Gereja, kesejahteraan negeri di mana kita hidup, dan bagi kebaikan sesama kita yang dekat dan yang jauh dari kita. Amin.

+KYRILL
Patriarkh Moskow dan Seluruh Rusia
Paska Suci 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HARAP MENCANTUMKAN NAMA, EMAIL(HP/TLPN RMH). WAJIB DICANTUMKAN