Jumat, 19 Juni 2009

SEPATAH KATA TENTANG SEJARAH GEREJA



Para sarjana memperkirakan bahwa pada tahun 1989 ada 2600 denominasi gereja yang mengklaim adalah Gereja, atau paling tidak kelanjutan langsung dari Gereja yang ada dalam Perjanjian Baru. Dua belas tahun kemudian, pada tahun 2001, The World Christian Encyclopedia, karangan David B. Barret, mengatakan bahwa hingga akhir millenium ini jumlah denominasi Protestan telah berjumlah sekitar 33000 denominasi dan sekte-sekte. Pada tahun 2007 jumlah ini menjadi sekitar 39000, tahun 2025 diproyeksikan berjumlah sekitar 55000. Jumlah fantastik yang semuanya mengklaim adalah Gereja Perjanjian Baru, walaupun dengan pengajaran dan iman yang berbeda-beda, bahkan saling BERLAWANAN satu dengan yang lainnya. Yesus dan para RasulNya sendiri tidak pernah mendirikan denominasi/aliran gereja, bahkan Perjanjian Baru memyebutkan: "Adakah Kristus terbagi-bagi?" (1 Kor 1:13), juga Kepala Gereja kita, Tuhan Yesus tidak menghendaki perpecahan dalam ajaran dan iman Gereja Kristen, "...supaya mereka semua menjadi satu" ( Yoh 17:20), perpecahanpun ditentang oleh Rasul Paulus, "...jangan ada perpecahan diantara kamu" (1 Kor 1:10), "...,supaya kamu waspada tehadap mereka,...yang menimbulkan perpecahan" (Rm 16:17), "supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh" (1 Kor 12:25), "satu Tuhan, satu Iman, satu baptisan" (Ef 4:5).

Untuk seribu tahun pertama dari sejarahnya, Gereja pada dasarnya hanya SATU. Ada lima pusat Patriakhat bersejarah- Yerusalem, Antiokhia, Roma, Aleksandria, dan Konstantinopel- dibentuk dalam kesatuan dan persekutuan penuh satu dengan lainnya. Kadang-kadang ada kelompok heretik dan skismatik diantara mereka, tetaoi Gereja tetap bersatu hingga abad ke-11. Kemudian, kejadian puncaknya yaitu tahun 1054, Patriakh Roma(Paus Roma) memisahkan diri dari keempat Patriakhat lainnya di timur, mengikuti perkembangan panjang tuntutan (klaim) sebagai pemimpain universal dari Gereja.

Hari ini, lebih dari SERIBU tahun kemudian, keempat Patriakhat lainnya tetep UTUH-LENGKAP, didalam persekutuan penuh, memelihara Iman Apostolik (Rasuliah) Orthodox yang diinspirasikan dari catatan Perjanjian Baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

HARAP MENCANTUMKAN NAMA, EMAIL(HP/TLPN RMH). WAJIB DICANTUMKAN